Peserta yang masuk 10 besar Depicta 2019

Peserta yang masuk 10 besar Depicta 2019

Akhirnya. Setelah melalui beberapa tahap. Depicta 2019 memasuki tahap pengumuman 10 besar karya terbaik pilihan juri.

Berikut adalah 10 besar karya peserta diurutkan berdasarkan ID Peserta :

ID Kelompok Tema Objek Khusus Tema Objek Umum
15 Ocean Graphics Gong Si Bolong Landscape Depok
21 Keluarga Khodok Cornelis Chastelein “Sang Tuan Tanah Belanda Depok” Senja di Kota Belimbing
50 Vektoria Tari Rebut Dandang Untuk Depok yang lebih berbudaya, bersahabat, dan pintar!
52 Basageng The Last Legacy Of Van de Parra Selamat Datang di Kota Depok
60 Framerate Studio SUMUR BANDUNG KOTA DEPOK
72 Squack Delight Rumah Presiden Depok Vector Kota Depok
73 F-Kuadrat Stasiun Depok Lama LANDSCAPE DEPOK
83 Depok for Indonesia DODOL DEPOK PESONA KOTA DEPOK
85 Signature Batik SURI Depok Depok Bersahabat Berbudaya
120 Habitus Beginning – Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein’s Building (YLCC) Map of Depok

Selamat bagi Tim yang masuk 10 Besar ya. Buat yang belum masuk jangan berkecil hati. Terus berkarya dan tetap semangat!

[10 Besar Depicta 2019, ID: 120] Habitus

[10 Besar Depicta 2019, ID: 120] Habitus

Karya Khusus : “Beginning” – Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein’s Building (YLCC)

Deskripsi : “Based on the article about Cornelis Chastelein’s research proving that his last will was about liberation of his slaves and granting the land for them. These people were subsequently known as the ancestors of Depok. In the 17th Century YLCC’s building used as house of pastor who served Immanuel’s Church within a period of 200 to 250 years. Then, in the mid 19th Century, the Pastor’s house has been functioned as the office of “Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein”. The Foundation established to continue the teachings of Cornelis Chastelein, which is to improve the quality of education, physical and teaching of Christianity. Nowadays, YLCC also has a mission to protect the history of Depok.”


Karya Umum : “Map of Depok”

Deskripsi : “The map illustrates various events and attractions around the city that show Depok as a perfect location for all your event needs! This project inspired by antique map prints and the work of MacDonald Gill (1884-1947). The process included sketching out wireframes of where each structure would be located, how best to depict pathways and routes, also to look interesting and fun while being functional as a guide.”

Nama Anggota :

  1. Muhamad Dwi Rochmansyah
  2. Mochamad Aditya Supardi Putra

[10 Besar Depicta 2019, ID: 85] Signature

[10 Besar Depicta 2019, ID: 85] Signature

Karya Khusus : Batik SURI Depok

Deskripsi : “Batik SURI atau Sukma Lestari merupakan salah satu Batik Depok yang memiliki Makna :“Gambaran Kepribadian seseorang yang memiliki harapan besar untuk mencapai cita-cita yang memang harus dijaga. Disimbolkan dengan gambar topeng dua ekspresi, spiral persegi penari, dan bunga yang diberi pagar”


Karya Umum : Depok Bersahabat Berbudaya

Deskripsi : “Depok berasal dari kata “padepokan” memiliki makna bahwa banyak orang yang menuntut ilmu di Kota Depok. Simbol Mega Mendung memberi arti tingginya cita-cita dan semangat yang sejuk, mendukung tagline Kota Depok “Friendly City” tertuang dalam suasana kota yang bersahabat bagi warga dan seluruh lapisan masyarakat, seperti tersedianya berbagai pilihan angkutan umum, fasilitas umum yang memadai, hingga tersedia berbagai pilihan kawasan wisata mulai dari peninggalan bersejarah Kawasan Depok Lama, Jembatan peninggalan Bela, hingga Cagar Alam pertama di Indonesia.”

Nama Anggota :

  1. Imaniar Vanda Sandria
  2. Lina Alfianisa
  3. Fauji

[10 Besar Depicta 2019, ID: 83] Depok for Indonesia

[10 Besar Depicta 2019, ID: 83] Depok for Indonesia

Karya Khusus : Dodol Depok

Deskripsi : “Dodol Depok merupakan salah satu kue khas di daerah kota tempat tinggalku. Rasanya kenyal, manis, dan lezat. Dodol ini terbuat dari beras ketan, santan kelapa, gula merah, dan daun pandan. Dodol Depok merupakan salah satu warisan budaya yang patut dilestarikan. Dodol Depok dapat dinikmati bersama keluarga, sahabat, dan orang – orang tercinta pada saat momen Idul Fitri, Natal, Tahun baru, maupun acara – acara yang bersifat berkumpul dalam hal kebaikan.”


Karya Umum : Pesona Kota Depok

Deskripsi : “Pesona kota Depok merupakan salah satu hal yang ku cintai dan ingin ku lestarikan. Depok adalah kota yang ramai akan masyarakat dan budayanya, oleh karena itu terdapat banyak warisan budaya yang patut dilestarikan seperti peninggalan rumah khas Belanda, Taman Sumur Bandung, Gong Si Bolong, Rumah Presiden Depok, Jembatan Panus, Gereja Immanuel, dan Stasiun Depok. Selain warisan berupa bangunan dan tempat – tempat unik, tarian topeng Cisalak pun juga salah satu hal yang tak boleh luput untuk dilestarikan. Dari gambar ini menunjukkan bahwa Depok adalah kota yang memancarkan pesonanya dengan banyaknya warisan – warisan yang menunjukkan keunikan kota Depok.”

Nama Anggota :

  1. Mohammad Audi Febrianto
  2. Siti Amira Septyani

[10 Besar Depicta 2019, ID: 73] F-Kuadrat

[10 Besar Depicta 2019, ID: 73] F-Kuadrat

Karya Khusus : Stasiun Depok Lama

Deskripsi : “Stasiun Depok Lama merupakan stasiun kereta api kelas besar tipe C yang terletak di Jalan Stasiun, Pancoran Mas, Pancoran Mas, Depok. Stasiun yang terletak pada ketinggian 93 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi Jakarta dan hanya melayani rute KRL Commuter Line. Stasiun ini disebut sebagai Depok Lama, untuk membedakannya dengan Depok Baru dan merupakan salah satu stasiun tertua di wilayah Jabodetabek.”


Karya Umum : LANDSCAPE DEPOK

Deskripsi : “Depok bermula dari sebuah Kecamatan yang berada dalam lingkungan Kewedanaan (Pembantu Bupati) Wilayah Parung Kabupaten Bogor. Kini kota Depok dapat disebut sebagai kota penyanggah Jakarta dan Bogor, karena lokasinya yang sangat strategis berada diantara kota Jakarta dan Bogor.Maka dari itu pula budaya di Kota depok merupakan hasil asimilasi dari budaya betawi dan budaya sunda.”

Nama Anggota :

  1. Raihan Fikri
  2. Muhammad Fikri

[10 Besar Depicta 2019, ID: 72] Squack Delight

[10 Besar Depicta 2019, ID: 72] Squack Delight

Karya Khusus : Rumah Presiden Depok

Deskripsi : “Siapa sangka, Kota Depok memiliki sejarah yang jarang orang ketahui, ternyata dahulu Depok memiliki seorang presiden pada akhir abad 17, saudagar Belanda dan mantan VOC bernama Cornelis Chastelein, Daerah otonomi Chastelein dikenal dengan sebutan Het Gemeente Bestuur van Het Particuliere Land Depok.”


Karya Umum : Vector Kota Depok

Deskripsi : “Depok, kota penghubung antara Bogor dengan Jakarta, salah satu moda transportasi yang sering digunakan melewati Depok yaitu Commuter Line, dahulu pernah menjadi bagian wilayah dari Kabupaten Bogor namun pada tahun 1999, Depok berpisah dengan Kabupaten Bogor.”

Nama Anggota :

  1. Fachrul Muhamad Ariestyan
  2. Satrio Bagus Wicaksono

[10 Besar Depicta 2019, ID: 60] Framerate Studio

[10 Besar Depicta 2019, ID: 60] Framerate Studio

Karya Khusus : Sumur Bandung

Deskripsi : “Kalau dengar kata Sumur Bandung kalian pasti mikir kalau Sumur ini cuma ada di Kota Bandung. Eitss, jangan salah, di Kota Depok juga ada lho. Cagar Budaya Taman Sumur Bandung – Depok merupakan mata air yang keluar dari sela-sela akar pohon besar. Aliran air itu ditampung dalam kolam. Lokasinya di Taman Induk, RT 7 RW 11 Cipayung, Depok.”


Karya Umum : Kota Depok

Deskripsi : “Mau main ke kota Depok? Biar enak, tinggal naik Commuter Line aja. Kalau disana mau muter-muter, angkot siap mengantar kalian. Disana juga banyak tempat-tempat yang seru buat dikunjungi. Yang kerjanya di Jakarta, bingung nyari tempat tinggal? Di Depok banyak banget Perumahan yang terjangkau. Apalagi pusat perbelanjaan, banyak deh. Kampus bergengsi? Ya pastinya ada donk disana. Kalian tau lah.. Mesjid Kubah Emas atau Mesjid Dian Al-Mahri ini juga bisa jadi tujuan kalau lagi ke Depok. Jalan-jalan sekalian ibadah, keren kan?”

Nama Anggota :

  1. Bambang Suhendra
  2. Ilham Praditya Magantara

[10 Besar Depicta 2019, ID: 52] Basageng

[10 Besar Depicta 2019, ID: 52] Basageng

Karya Khusus : The Last Legacy Of Van de Parra

Deskripsi : “Rumah Tua Cimanggis adalah saksi bisu awal peradaban Kota Depok yang merupakan milik Gubernur Jendral VOC Albertus Van de Parra untuk istri keduanya Yohana Van de Parra. Selesai dibangun pada tahun 1775, hanya 60% sisa bangunan yang masih berdiri hingga saat ini. Keberadaannya menjadi awal keadaan Kota Depok masa kini. Kami mengambil perspektif dalam bangunan dari Rumah Tua Cimanggis, tepatnya ruang bayi pada sayap kiri bangunan untuk memperlihatkan bagian yang belum terekspos pada bangunan ini. Vector menggambarkan 60% sisa bangunan yang masih berdiri. Hal tersebut kami perkuat dengan ornamen pada ventilasi pintu yang telah rusak sebagian yang menjadi sisa-sisa peninggalan yang harus dijaga.”


Karya Umum : Selamat Datang di Kota Depok

Deskripsi : “Dibalik hiruk-pikuk ramai margonda, terselimuti pesona dibalik kisi-kisi sudut kota, berbaur menyamar bak rahasia tak terjamah namun tetap indah, menyatu berirama menyapa hangat “Selamat Datang Di Kota Depok” Vector kami buat dengan perspektif 2 dimensi menggunakan gaya flat design menggunakan beberapa bangunan dan cagar budaya paling ikonik yang disederhanakan bentuknya untuk menggambarkan lanskap Kota Depok Warna langit terinspirasi dari logo Kota Depok, yaitu biru yang berarti keluasan wawasan dan kejernihan pikiran dan warna emas yang berarti kemuliaan, menyatu bergradasi menggambarkan senja yang damai di tengah kota.”

Nama Anggota :

  1. Basa Ageng Setra
  2. Sandya Aditya Erlangga

[10 Besar Depicta 2019, ID: 50] Vektoria

[10 Besar Depicta 2019, ID: 50] Vektoria

Karya Khusus : Tari Rebut Dandang

Deskripsi : “Kalau boleh jujur, bagi kami bertiga, tari rebut dandang adalah budaya hal yang asing bagi kami. Sebagai millennial yang tumbuh besar di Depok, mempelajari ragam budaya Depok yang jarang sekali terekspos media –seperti tari rebut dandang ini– layaknya meniti kembali akar rumpun kami. Seperti halnya Depok dan beragam ekosistem yang ditunjangnya, tari dandang merupakan bukti bahwa asimilasi berbagai suku, kultur, dan kebudayaan adalah hal yang bukan hanya mungkin dilakukan, namun wajib dipegang nilai-nilainya oleh setiap warga Depok. Hal ini tercermin pada cita-cita Depok sebagai kota yang bersahabat, berbudaya, dan pintar. Yang pada akhirnya, semua bermuara pada slogan negara kita, Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda-beda tapi tetap satu.”


Deskripsi : “Berada di antara Jakarta dan Jawa Barat, Kota Depok merupakan kota persinggahan yang diharapkan mampu merangkul dan mengakomodasi berbagai kebutuhan warganya. Salah satu langkah tepat yang dilakukan oleh kota yang termasuk dalam budaya kita adalah dengan menempatkan Kota atau pemerintah kota sebagai ‘teman’ bagi warga, sehingga Kota dapat menjadi relevan dan dekat dengan berbagai lapisan masyarakat.”

Nama Anggota :

  1. Kenneth Mahakim
  2. Ekky Pramana
  3. Ridzky Pratama

[10 Besar Depicta 2019, ID: 21] Keluarga Khodok

[10 Besar Depicta 2019, ID: 21] Keluarga Khodok

Karya Khusus : Cornelis Chastelein “Sang Tuan Tanah Belanda Depok”

Deskripsi : “Kami membuat illustrasi dengan membuat suatu karya dari latar belakang Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein dan sebutan Belanda Depok terkenal, tuan tanah yang baik hati dan sangat kaya, beliau berperan penting di kota Depok karena beliau lah yang membebaskan budak budak pribumi dan beliau juga yang sudah membeli tanah yang saat ini menjadi kota Depok. Kami mempersembahkan karya ini untuk berterima kasih untuk Cornelis Chastelein karena beliau lah kita semua ada dsini di kota kita Kota Depok.”


Karya Umum : Senja di Kota Belimbing

Deskripsi : “Selamat datang di kota depok, kota dengan segala macam cerita dan sejarahnya, kota yang kaya akan kebudayaannya. Eh ada angkot terbang tuh, kenapa? Karna didepok punya banyak trayek angkot dengan berbagai macam tujuan, mau shopping? Bisa ke margo city, ada stasiun kereta juga yg bisa nganterin kamu keluar kota hehe, masjid kubah mas juga menjadi salah satu landmark kebanggan kota depok, bersama dengan Universitas Indonesia yang menjadi salah satu universitas unggulan yang ada di kota pelajar ini. Jangan lupakan cagar budaya gong si bolong dengan sejarahnya yang menarik, juga tempat-tempat lainnya dijakarta yang ngga kalah keren dan bersejarah.”

Nama Anggota :

  1. Andhika Panatagama
  2. Andhika April Ryansyah
  3. Dearahwati