Ketentuan Karya

1. Desain grafis yang dikompetisikan wajib sesuai tema.

2. Desain grafis yang dikompetisikan tidak mengandung unsur SARA, mendiskriditkan pribadi/institusi, pornografi, dan kekerasan.

3. Desain grafis yang diikutsertakan dalam kompetisi merupakan karya orisinal, kreatif, dan inovatif, yang dibuat pada tahun 2019 dan belum pernah menang dalam kompetisi desain grafis apapun.

4. Konten desain grafis memberikan citra positif budaya Kota Depok.

5. Konten desain grafis objek khusus ditentukan oleh panitia, satu objek untuk setiap kelompok peserta dari objek budaya berikut:

  • Rumah Cimanggis;
  • Bangunan Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein;
  • Gereja Immanuel;
  • Rumah Pendeta;
  • RS. Harapan Depok;
  • Rumah Presiden Depok;
  • Stasiun Depok Lama;
  • Jembatan Panus;
  • Tiang Listrik Kartini;
  • Sumur Bandung;
  • Sumur Gondang;
  • Sumur Tujuh Beji;
  • Gong si Bolong;
  • Tari Topeng Cisalak;
  • Tari Rebut Dandang;
  • Batik Depok yang sudah terdaftar di HAKI;
  • Dodol Depok;

6. Konten desain grafis objek umum menggambarkan Kota Depok secara keseluruhan, dapat berupa gabungan lanskap (landscape) Kota Depok dengan keunikan-keunikan budaya khas Depok;

7. Konten desain grafis yang dikirimkan peserta terdiri atas:

a. Foto referensi objek khusus yang dibuatkan vectornya

b. Desain vector objek khusus dan umum dengan ketentuan

  • Format .svg / .eps / .cdr / .ai
  • Ukuran mininimal 2560px x 1440px (16:9)
  • Tidak mengandung gambar non vector (raster)
  • Masih dapat dipisahkan antar elemen gambar (tidak dicombine/flaten/merge)
  • Disertai dengan file dalam format .png / .jpg / .pdf hasil export

8. Setiap kelompok dapat mengirimkan lebih dari 1 paket karya desain grafis objek khusus dan objek umum;

9. Materi pendukung berupa teks, gambar, atau video dapat diperoleh dengan cara mengunduh pada website http://depicta.depok.go.id;

10. Karya desain grafis yang tidak memenuhi ketentuan di atas akan dieliminasi dan tidak ikut dinilai oleh juri tanpa pemberitahuan kepada peserta.